ABSTRAK
Teknologi informasi (TI) merupakan suatu bagian yang sangat penting bagi perusahaan atau lembaga dan merupakan suatu nilai investasi untuk menjadikan perusahaan atau lembaga tersebut menjadi lebih baik. Perusahaan atau lembaga menempatkan teknologi informasi sebagi suatu hal yang dapat mendukung pencapaian rencana strategis perusahaan untuk mencapai sasaran visi, misi dan tujuan perusahaan atau lembaga tersebut, begitu halnya dengan Telkom University. Teknologi Informasi yang diterapkan perlu diatur agar dapat dimanfaatkan dengan baik. Untuk mengatur teknologi informasi itu sendiri memerlukan audit yang bertujuan untuk mengevaluasi dan memastikan pemenuhannya ditinjau dari pendekatan objektif dari suatu standar. Teknologi Informasi di Telkom University memerlukan audit untuk mengevaluasi, menilai kapabilitas, dan menyusun rekomendasi terhadap teknologi informasi yang dipakai. Framework audit yang digunakan adalah COBIT 5 domain DSS (Deliver, Service, and Support) yang fokus pada penilaian pengiriman dan layanan teknologi informasi serta dukungannya termasuk pengelolaan masalah agar keberlanjutan layanan tetap terjaga.
Kata Kunci : Audit, COBIT 5, domain DSS, Teknologi Informasi, Telkom University
1. PENDAHULUAN
Saat ini Teknologi Informasi (TI) telah menjadi bagian yang sangat penting dalam perusahaan atau institusi tingkat enterprise. Sebuah perusahaan atau institusi berinvestasi dalam teknologi sebagai sesuatu yang dapat mendukung pencapaian rencana strategis perusahaan untuk mencapai visi, misi dan tujuan perusahaan atau institusi. Karena berbagai keunggulan dan pentingnya teknologi informasi, perguruan tinggi (PT) mengadopsinya dalam proses operasionalnya. Perguruan tinggi dapat menggunakan teknologi informasi untuk menyediakan layanan administrasi, untuk mendukung proses belajar mengajar (TLB), sebagai alat komunikasi dan untuk membantu dalam pengambilan keputusan. Dengan menerapkan teknologi informasi yang baik di PT, meningkatkan kualitas layanan PT. Telkom University merupakan salah satu perguruan tinggi swasta di Indonesia yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Telkom (YPT). Visi Telkom University adalah menjadi universitas kelas dunia (A World Class University) yang berperan aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan seni berbasis teknologi informasi.
Telkom University menerapkan pemanfaatan teknologi informasi sebagai penunjang dalam pelayanan akademik yang ditujukan kepada seluruh civitas akademika, salah satu sistem informasi yang dimiliki Telkom University adalah iGracias (Integrated Academic Information System) yang ditangani oleh Direktorat Sistem Informasi Telkom University. iGracias merupakan sistem informasi yang digunakan untuk keperluan akademik di lingkungan Telkom University yang dapat diakses oleh mahasiswa, dosen, dan juga orangtua mahasiswa tersebut. Banyak fiture yang terdapat pada sistem tersebut misalnya untuk keperluan registrasi, input mata kuliah, perwalian dan lain – lain. iGracias yang telah diimplimentasikan pada Telkom Univrsitay tentu perlu untuk diukur dan dievaluasi untuk mengetahui apakah teknologi informasi yang diimplementasikan sudah sesuai dengan yang diharapkan dan mampu memudahkan proses bisnis dari Telkom University. Untuk itu perlu dilakukannya Audit teknologi informasi.
Dengan bantuan audit, dapat diketahui bahwa tingkat keamanan aset, dengan tetap menjaga integritas data, dapat mendorong pencapaian tujuan organisasi yang efektif dan penggunaan sumber daya yang efektif serta tingkat kematangan teknologi informasi di Telkom University dan memberikan rekomendasi pencapaian yang optimal sehingga dapat membantu mewujudkan visi , misi, dan tujuan di Telkom University. Audit teknologi informasi memiliki beberapa standar yang digunakan untuk peneletian. Contoh standar tersebut adalah ITIL dan COBIT 5. ITIL memiliki fokus pada layanan untuk pelanggan dan tidak memberikan proses penyelarasan strategi perusahaan terhadap strategi teknologi informasi yang dikembangkan. COBIT 5 merupakan standar komprehensif yang membantu perusahaan dalam mencapai tujuan dan menghasilkan nilai melalui tata kelola dan manajemen teknologi informasi yang efektif. COBIT 5 menyediakan kerangka kerja IT Governance dan control objectives yang rinci bagi manajemen, pemilik proses bisnis, pemakai dan auditor, karena mengelola teknologi informasi secara holistic, sehingga nilai yang diberikan oleh teknologi informasi dapat tercapai optimal dengan memperhatikan segala aspek tata kelola teknologi informasi mulai dari sisi people, skills, competencies, services, infrastructure, dan applications yang merupakan bagian dari enabler suatu tata kelola teknologi informasi. Maka dari itu COBIT 5 dianggap sesuai dan dapat membantu dalam proses audit teknologi informasi karena mencakup semua elemen pada teknologi informasi yang dipakai.
Domain DSS dipilih karena dianggap sesuai dengan kondisi teknologi informasi yang ada pada Telkom University saat ini. Dengan kondisi teknologi informasi di Telkom University yang sedang berlangsung dan kebutuhan untuk mengirimkan layanan, melayani, dan mendukung layanan teknologi informasi, maka Domain DSS yang dianggap sesuai dengan hal tersebut. Domain lain seperti APO (Align, Plan, and Organize) akan dirasa sesuai diterapkan pada tata kelola teknologi informasi yang belum dijalankan atau akan dijalankan, domain BAI (Build, Acquire, and Implement) akan dirasa sesuai diterapkan pada unit khusus yang berperan sebagai pembangun (developer) atau memperbaiki tata kelola teknologi informasi yang sudah ada, domain MEA (Monitor, Evaluate, and Asses) akan dirasa sesuai diterapkan untuk kondisi yang telah dibangun dan berlangsung, dan pelaksanaan monitoring dilakukan oleh pihak internal, karena monitoring dengan audit memiliki intensitas dan jangka waktu yang berbeda.

